Shalom Jemaat kekasih Kristus,
Berikut disampaikan garis bsar khotbah Minggu 19 September 2021 yang akan disampaikan oleh Bpk. Gembala Pdt. Supeno Lembang. Kiranya Bpk ,Ibu dan Sdr semua dapat menyiapkan diri dan mempelajarinya sehingga berkat yang lebih besar akan diperoleh. Salam Agape
Pergunakan Waktu Yang Ada
Efesus 5:15-16
“Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.”
Terdapat dua tema dalam makna pergunakan waktu yang ada:
- Menggunakan waktu - menggunakan kesempatan artinya setiap hari adalah kesempatan yang harus dimanfaatkan.
- Menggunakan waktu adalah mempraktekkan apa yang sudah kita ketahui.
Matius 21:28-32
Perumpamaan tentang dua orang anak
”Tetapi apakah pendapatmu tentang ini: Seorang mempunyai dua anak laki-laki. Ia pergi kepada anak yang sulung dan berkata: Anakku, pergi dan bekerjalah hari ini dalam kebun anggur. Jawab anak itu: Baik, bapa. Tetapi ia tidak pergi. Lalu orang itu pergi kepada anak yang kedua dan berkata demikian juga. Dan anak itu menjawab: Aku tidak mau. Tetapi kemudian ia menyesal lalu pergi juga. Siapakah di antara kedua orang itu yang melakukan kehendak ayahnya?” Jawab mereka: ”Yang terakhir.” Kata Yesus kepada mereka: ”Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal akan mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah.”
Banyak Input belum tentu menjamin banyak output
Terdapat dua golongan manusia menurut Tuhan Yesus
- Golongan Pertama, yang sering menggunakan bahasa teologia, sering teriak paling keras saya mau, setuju, amin dst. Tapi tidak ada wujud perbuatan yang pasti, tidak ada tindakan hanya banyak input, sering mendengar seminar - (bukan berarti kita meremehkan yang seminarnya aktif) tapi tidak melakukan apa yang dipelajari, hanya sering beli buku tidak membacanya, nonton senam tidak pernah mempraktekkannya, dengar cara hidup sehat tapi tidak pernah melakukannya -
- Golongan kedua, mereka dari lidah bibir tidak manis, malah sering mengatakan tidak mau, seolah memberontak, tidak setuju, sering protes tapi ketika dibelakang mereka bertekad melakukannya. Melakukan sesuatu bukan untuk di lihat orang, karena di depan orang mereka sudah bilang tidak tapi karena sesuatu mengena di hati mereka melakukannya
Output (hasil, tindakan) lebih penting daripada input (teori, pengetahuan). Banyak input rupanya belum tentu banyak output
Yohanes 9:4
“Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku, selama masih siang; akan datang malam, di mana tidak ada seorang pun yang dapat bekerja.”